image

Sabtu, 06 September 2014

Mencari kawan Mulai sekarang & jaga martabat INDONESIA

Teman-teman pengalamanku di masyarakat itu sih masih di bilang 40% an lah, karena ak ini kan masih 14/15 tahunan. tapi d sekarang ni dah banyak banget kenalan yangak dapet karena sikap ku dalam bergal d bilang lumayan lah buat anak muda jaman sekarang. hehe..

kalian pengen punya teman banyak. Caranya mudah sih, Hanya bermodal skill bagus & cara bergaul kalian yg harus manteb. anak jaman sekarang kalau bergaul sangat berlebihan karena berlebihan tersebutlah banyak banget kejadian kasus2 tindak asusila dimana-mana, kalu Gw sih ra ngono.. cara ku bergaul it banyak . -Kadang dengan bahasa yang campuran.. "tapi seru kk," ojo kwater kentekan boso.. hehe. Contonya Y kayak it tdi . :)
-Kadang kalau bercakap2 dgn teman menggunakan bahasa tubuh yg lucu2 "contohe nggolek dewe.." :P hehe..
-Ikut berbagai Organisasi d sekolah. Ak kalau d Sekolah sih ikut "Pramuka & OSIS" it organisasi yg sangat menyenangkan. SOALE.... wakeh konco & banyak kenalan mulai dari kelas 7,8&9. Jangan berpikir ikut organisasi it menyeramkan bro.. kadang ad yg mikir inilah itulah. contoh : "waduh ikut Organitation nanti suruh maju k depan & nerangin ap yang di bahas.. lak mak jleb.! nang ati engkok" tpi.. semua it salah. Karena iku Organisasi it it's a FUN. :) & ora kyk ngono.
-Aktif di masyarakat. contohe iku.. suka ikut kerja bakti.. tahlilan.. dan lainlain..... pokoknya kegiatan yang ada d masyarakat it aktif d ikuti lah.

dan yg satu ini penting buat semua.

-Tidak pandang bulu dalam memilih kawan, contohnya saja Gw "teman Gw t dari semua kalangan, kaya, miskin, orang gk punya, sedang DLL" karena it merupakan hal terpenting dalam berkawan,


Mari kawan kita bangun persahabatan di dalam diri kita dengan semangat api yg berkobar.!! "iki temenan lo.."
Tapi inget.. jangan bergaul yg berlebihan.. jangan sampai terjadi kenakalan remaja Broo.. inget Bro tahun 2045 nanti INDONESIA ni akan menjadi negara yg WOW di DUNIA. Kita sebagai penerus bangsa harus siap menjaga harga martabat bangsa ini dengan diri kita sendiri..  
 
MARI KAWAN. SIAPKAN DIRIMU MULAI SEKARANG.!
 

Jumat, 05 September 2014

Suku Asmat dan suku Dayak




 
Suku Asmat adalah sebuah suku di Papua. Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. Populasi suku Asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. Kedua populasi ini saling berbeda satu sama lain dalam hal dialek, cara hidup, struktur sosial dan ritual. Populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi ke dalam dua bagian yaitu suku Bisman yang berada di antara sungai Sinesty dan sungai Nin serta suku Simai.


  Ada banyak pertentangan di antara desa berbeda Asmat. Yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai Suku Asmat untuk membunuh musuhnya. Ketika musuh dibunuh, mayatnya dibawa ke kampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk dimakan bersama. Mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggalkan kepalanya. Otaknya dibungkus daun sago yang dipanggang dan dimakan.

Sekarang biasanya, kira-kira 100 sampai 1000 orang hidup di satu kampung. Setiap kampung punya satu rumah Bujang dan banyak rumah keluarga. Rumah Bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan. Rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga keluarga, yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri. Hari ini, ada kira-kira 70.000 orang Asmat hidup di Indonesia. Mayoritas anak-anak Asmat sedang bersekolah.



Suku Dayak (Kalimantan)
Dayak atau Daya adalah suku-suku asli yang mendiami Pulau Kalimantan, lebih tepat lagi adalah yang memiliki budaya terestrial (daratan, bukan budaya maritim) dimasa sekarang yaitu setelah berkembangnya agama Islam di Borneo, sebelumnya Budaya masyarakat Dayak adalah Budaya Maritim atau bahari. 

  Sebutan Dayak ini adalah sebutan kolektif karena orang Dayak terdiri dari beragam budaya dan bahasa. Kata Dayak sendiri berasal dari bahasa Dayak Kanayatn, kenyah dan Dayak lainnya, yakni dari istilah kata " Daya" yang memiliki dua arti yakni "daerah hulu" dan "kekuatan". ketika ada orang lain yang menanyai seseorang yang hendak ke daerah hulu dimasa lampau dengan kalimat seperti ini: Ampus Ka mane kau? maka akan di jawab oleh orang yang di tanyai sebagai berikut: Aku Ampus ka daya...yang artinya " pergi ke mana kau? aku pergi ke hulu". 

Suku bangsa Dayak terdiri atas 7 rumpun suku yakni Rumpun atau stanmenras Klemantan alias Kalimantan, rumpun Iban, Rumpun Kayan-kenyah- bahau, rumpun Murut, rumpun Ngaju, rumpun Ot Danum dan rumpun Punan. Penduduk Madagaskar adalah keturunan para pelaut Dayak Ma'anyan dimasa lampau yaitu dimasa Islam belum datang ke Indonesia. mereka masih menggunakan bahasa Dayak Ma'anyan (Bahasa Barito) yang bercampur dengan sedikit bahasa jawa dan melayu.

Indonesia Tercinta

Indonesia merupakan negri yang sangat indah. Saya sangat bangga tinggal di Indonesia karena keragamannya yang sangat memoles hati. Negara tetangga dan Dunia pun mengakui keragaman budaya, suku, bahasa, dan berbagai kesenian yang ad di Indonesia. :)

Masak kalian warga Indonesia tidak bangga dengan negara kalian sendiri. Jangan lupa, pahlawan kita bersusah payah untuk memperjuangkan kemerdekaan negara kita ini dari Penjajahan dari negara luar. Kita patut bangga dengan keragaman di negara tercinta kita ini.

Contohnya saja :
Tari Pendet-: Dari Bali
Wayang-: Dari jawa
Reog Ponorogo-: Dari Jawa Timur tepatnya di daerah ponorogo
dan masih banyak lagi, :)

Cintailah negri kita ini. Supaya di masa mendatang Negri kita tetap makmur dan bisa di nikmati oleh anak cucu kita nanti.

Mari kawan kita jaga Negri kita ini dengan SEMANGAT 45. Hati kita harus terus berkobar seperti lagunya dari Gombloh-Kebyar Kebyar. hehe "mbahasnya kok jauh dari keragaman indonesia y...." Tapi rapopo,, ini mah cuman sebagai penggugah hati kita terhadap Negara Indonesia tercinta ini. Mari.. Mari.. Jaga Indonesia.....